SIMDIK



PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN
DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN SEKOLAH
 SMA DARUSSALAM BLOKAGUNG TEGALSARI BANYUWANGI
TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019
Oleh: Afa Afifatul Mila
NIM: 15111110001
Kata Kunci : Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, Kualitas Pelayanan

A.      Masalah Penelitian
Tantangan dunia kependidikan yang berorientasi pendidikan untuk semua dan di tuntut menyediakan lulusan yang bermutu dan siap pakai dalam lapangan pekerjaan, mau tidak mau membuat lembaga pendidikan harus menerapkan strategi yang tepat. Di sisi lain, pemerintah memberikan kebebasan lembaga pendidikan untuk menetapkan mekanisme pembiayaan pendidikan. Untuk itu di butuhkan sistem informasi yang mendukung pengambilan keputusan kegiatan manajemen dalam lembaga kependidikan.
Perkembangan teknologi informasi di Indonesia semakin berkembang terutama pada bidang pendidikan. Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan pihak sekolah untuk menyampaikan informasi kepada orang tua/wali murid, di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi teknologi yang baru tahun pembelajaran 2018/2019 ini diterapkan adalah presensi fingerprint berbasis  short message service gateway. Melalui fitur ini, setelah siswa melakukan presensi sidik jari, SMS yang berisi laporan kehadiran siswa akan secara otomatis terkirim pada nomor HP orang tua masing-masing. Dalam dunia pendidikan fingerprint berbasis  short message service gateway merupakan alat teknologi yang membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang ditujukan kepada orang tua siswa untuk mengetahui dan ikut mengontrol langsung keaktifan belajar putra/putrinya.
Berdasarkan dari pemaparan diatas, maka peneliti ingin mengangkat tema penelitian dengan judul: ’’Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan  dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019”

B.  Rumusan Masalah  
1.      Bagaimana penerapan sistem informasi manajemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019?
2.      Apakah Sistem Informasi Manajemen Mampu Meningkatkan Kualitas Pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019?
3.      faktor-faktor apa saja yang menjadi kendala penerapan sistem informasi manajemen  di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019?
4.      Bagaimana upaya sekolah dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi,  dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan sistem informasi manajemen di  SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019?
C.  Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui penerapan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019
2.      Untuk mengetahui dampak penerapan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekolah di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019
3.      Untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala penerapan sistem informasi manajemen di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019
4.      Untuk mengetahui upaya sekolah dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi,  dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan sistem informasi manajemen di  SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019.
D.  Manfaat Penelitian
1.        Manfaat Teoritis
a.       Menambah atau memperkaya kajian teori di bidang ilmu pengetahuan khususnya sistem informasi manajemen.
b.      Bagi peneliti lain, dapat menjadi masukan atau sebagai refrensi bagi peneliti selanjutnya yang akan meneliti topik yang sama yakni sistem informasi manajemen.
2.        Manfaat Praktis
a.       Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi peneliti untuk mendalami teori dan mengaplikasikan ilmu yang telah  di dapat.
b.      Untuk memenuhi salah satu syarat skripsi program studi manajemen pendidikan islam fakultas tarbiyah dan keguruan.
c.       Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan positif dalam rangka    peningkatan pelayanan pendidikan dan dapat membantu dalam kegiatan Sistem informasi manajemen pendidikan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi.
d.      Penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi sekolah yang bersangkutan tentang sejauh mana Upaya sekolah dalam membentuk kualitas pelayanan melalui system informasi manajemen

E.       Ruang Lingkup Penelitian
     Penelitian ini mengambil objek penelitian di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi pada tahun pembelajaran 2018/2019 dengan tema tentang penerapan sistem informasi manajemen pendidikan  yang membahas tentang pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekoah kepada siswa/siswi di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi.
      
F.     Definisi Operasional
1.    Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
a.    Sistem Informasi Manajemen
Menurut Moeljodihardjo (2005: 91) sistem informasi manajemen adalah suatu metode untuk menghasilkan informasi yang tepat waktu bagi manajemen tentang lingkungan luar organisasim dengan tujuan untuk menunjang proses pengambilan keputusan serta memperbaiki proses perencanaan dan pengawasan.
b.      Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Menurut Rochaety (2015: 13) Sistem Informasi Manajemen Pendidikan  adalah perpaduan antara sumber daya manusia dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah, dan menagambil kembali data dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan bidang pendidikan.

Dari kedua pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa sistem informasi manajemen pendidikan merupakan sistem informasi yang dirancang berkaitan dengan seluruh kegiatan belajar mengajar serta hal-hal yang mendukungnya.
2.      Kualitas Pelayanan
a.       Kualitas
         Tjiptono (2001: 30) Kualitas merupakan suatu kondisi dinamis yang berpengaruh dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi/melebihi harapan. Pelayanan
b.      Pelayanan
        Menurut Gronroos dalam Ratminto (2015: 2) Pelayanan merupakan suatu aktifitas atau serangkaian aktifitas yang bersifat tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan / hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang di maksudkan untuk memecahkan permasalahan konsumen/pelanggan.
                        Gabungan dari pengertian di atas dapat di tarik kesimpulan bahwasannya kualitas pelayanan adalah segala bentuk aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan guna memenuhi harapan konsumen.
G.    Teori Penelitian
1.      Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
                        Rochaety (2015: 13) Sistem Informasi Manajemen Pendidikan  adalah perpaduan antara sumber daya manusia dan aplikasi teknologi informasi untuk memilih, menyimpan, mengolah, dan menagambil kembali data dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan bidang pendidikan. Terkait dengan Informasi yang baik adalah informasi yang disajikan tepat pada saat dibutuhkan. Informasi yang terlambat menjadi tidak ada nilainya karena berkaitan erat dalam pengambilan keputusan. Sebagai mana telah disebutkan dalam Alquran surat Al-Hujurat/49 ayat 6 disebutkan bahwa Informasi sangatlah penting diteliti dari mana asalnya dan kebenarannya agar tidak membuat sebuah keputusan/perbuatan yang akan merugikan tidak hanya diri sendiri, kelompok, bahkan sampai kaummu itu sendiri. Sebagaimana berikut:
$pkšr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#þqãZtB#uä bÎ) óOä.uä!%y` 7,Å$sù :*t6t^Î/ (#þqãY¨t6tGsù br& (#qç7ŠÅÁè? $JBöqs% 7   's#»ygpg¿2 (#qßsÎ6óÁçGsù 4n?tã $tB óOçFù=yèsù tûüÏBÏ»tR ÇÏÈ  
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”(QS. Al-Hujurat:6)
                        Berdasarkan teori dan keterangan didalam al-Qur’an tersebut terlihat bahwa adanya keterkaitan diantaranya yang menjelaskan bahwa hendaklah menyaring berita/Informasi yang tidak ada nilainya karena akan menimpa musibah kepada kita.

2.      Kualitas Pelayanan
             Menurut Warella dalam Semil, (2018: 47) Kualitas pelayanan didefinisikan sebagai suatu perbuatan (deed), suatu kinerja (performance) atau suatu usaha (effort). Terkait dengan kualitas Pelayanan suatu kemampuan karyawan atas pengetahuan terhadap produk secara tepat, kualitas, keramah-tamahan, perkataan atau kesopanan dalam membedakan pelayanan, keterampilan dalam memberikan informasi dan kemampuan dalam menanamkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan. Dalam memberikan pelayanan kepada konsumen hendaklah selalu memperhatikan etika berkomunikasi, supaya tidak melakukan manipulasi pada waktu menawarkan produk maupun berbicara dengan kebohongan. Sehingga perusahaan tetap mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dan yang terpenting adalah tidak melanggar syariat dalam bermuamalah. Terkait dengan kualitas pelayanan juga dijelaskan dalam firman Allah surat Al-Ahzab:21) yang berbunyi:
ôs)©9 tb%x. öNä3s9 Îû ÉAqßu «!$# îouqóé& ×puZ|¡ym `yJÏj9 tb%x. (#qã_ötƒ ©!$# tPöquø9$#ur t               ÅzFy$#             tx.sŒur ©!$# #ZŽÏVx. ÇËÊÈ  
Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah” (QS. Al-Ahzab: 21)
             Di dalam hadist-hadist mulia, Rasulullah SAW telah mempraktikkan dan memerintahkan supaya setiap muslim senantiasa menjaga amanah yang diberikan kepadanya. Karena profesionalitas beliau pada waktu berniaga maupun aktifitas kehidupan yang lainnya, maka beliau dipercaya oleh semua orang dan mendapatkan gelar Al-Amin.
H.    Penelitian Terakait
       Dalam penelitian ini penulis mengambil refrensi yang relevan yaitu skripsi dari Fifi Fitriyani  (UIN Syarif Hidayatullah: 2011) dengan judul “Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Pelayanan  terhadap masyarakat Pada SMA Bakti Mulya 400 Pondok Pinang Jakarta Selatan”. Penelitian ini berfokus pada masalah Sistem informasi manajemen pendidikan dalam meningkatkan pelayanan sekolah terhadap masyarakat( Wibesite SMA Bakti Mulya) dengan jenis penelitian yang digunakan skripsi tersebut adalah deskriptif kuantitatif. Adapun analisis data yang digunakan distribusi frekuensi dengan kemudian diprosentasikan. untuk memperlihatkan/memotret Sistem informasi Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Pelayanan Sekolah terhadap Masyarakat.
                   Persamaan penelitian sebelumnya dengan yang akan peneliti lakukan adalah membahas tentang penerapan sistem informasi manajemen pendidikan. Dan perbedaan penelitian sebelumnya dengan penelitian yang akan dilakukan adalah pendekatan yang digunakan dalam penelitian, lokasi dan fokus penelitiannya. Dimana pendekatan yang digunakan peneliti  adalah kualitatif sedangkan penelitian oleh fifi fitriyani menggunakan pendekatan kuantitatif. Peneliti memfokuskan sistem informasi manajemen pendidikan lebih kepada kualitas pelayanan sekolah sedangkan peneliti oleh fifi fitriyah memfokuskan sistem informasi manajemen pendidikan   lebih kepada pelayanan terhadap masyarakat melalui wibsite. Dan perbedaan penelitian yang terakhir terletak pada lokasi penelitian yang digunakan fifi fitriyah dilakukan di SMA Bakti Mulya 400 Pondok pinang Jakarta Selatan sedangkan penelitian yang akan dilakukan peneliti berlokasi di SMA Darussalam Blokagung tegalsari Banyuwangi.
       Penelitian oleh Dwi Suranto Universitas Negeri Yogyakarta: 2010) yang berjudul Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan kualitas Pelayanan Sekolah di SMK se-Kabupaten Bantul”. Dalam skripsi tersebut fokus kepada masalah penerapan sistem informasi manajemen pada pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di sekolah menggunakan jenis penelitian evaluatif kuantitatif.  pengambilan data dilakukan melalui angket, wawancaram observasi, dan dokumentasi dan analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penyajian. Hasil dari penelitian tersebut adalah penerapan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekolah.
       Persamaan penelitian sebelumnya dengan yang akan peneliti lakukan adalah membahas tentang penerapan  sistem informasi manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekolah dan pendekatan yang digunakan sama-sama menggunakan pendekatan kualitatif. Dan perbedaan penelitian terdapat pada  lokasi dan fokus masalah yang diteliti. Fokus masalah yang Dwi Suranto teliti meliputi SMK se-Kabupaten Bantul sedangkan penelitian yang akan dilakukan peneliti berlokasi di SMA Darussalam Blokagung tegalsari Banyuwangi. Dan perbedaan terakhir terletak pada batasan yang diguanakan peneliti sebelumnya yang meliputi bidang kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, kepegawaian dan Humas. Sedangkan penelitian yang akan dilakukan terletak pada batasan pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam pelayanan sekolah di bidang kesiswaan, tata usaha dan kepala sekolah. 
I.     Kerangka Berpikir
       Sistem Informasi Manajemen Pendidikan adalah suatu sistem yang didesain sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen  dalam rangka menunjang tercapainya sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan. Pelayanan sekolah yang berkualitas terkait dengan banyak faktor salah satunya penerapan dan pemanfaatan sistem informasi manajemen di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi. SMA Darussalam sebagai sekolah yang secara khusus mempersiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil, tangguh, profesional dan yang selalu berorientasi pada perkembangan situasi kerja dimasyarakat. Sehubungan dengan itu, adanya sistem informasi manajemen yang baik dalam menyajikan data yang akurat dan mudah diakses merupakan hal yang amat penting sehingga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada warga sekolahnya, peneliti memberikan gambaran diagram kerangka teoritis sebagai berikut:

  
 






















                                           Sumber Gambar Oleh Peneliti



J.      Jenis Penelitian
Jenis Penelitian yang di gunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif , penelitian deskriptif kualitatif ini sering disebut metode naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi alamiah. Sugiyono (2016: 223) menjelaskan bahwa dalam penelitian kualitatif  segala sesuatu yang akan dicari dari objek penelitian belum jelas termasuk masalah, sumber data dan hasil yang diharapkan dari suatu penelitian. Jelas pada definisi ini memberi gambaran bahwa dalam penelitian kualitatif memanfaatkan wawancara mendalam mengenai kondisi sebenarnya yang ada dilapangan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif karena peneliti ingin menggali informasi  terkait penerapan sistem informasi manajemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi .
K.      Pendekatan
Patilima dalam Alfinasari (2007: 59) menjelaskan alasan penggunaan pendekatan kualitatif karena penelitian tersebut bertujuan memahami suatu situasi sosial, peristiwa, peran, interaksi dan kelompok. Secara bertahab peneliti berusaha memahami fenomena sosial dengan membedakan, membandingkan, meniru, mengkatalogkan, dan mengkelompokkan objek studi. Dari defini diatas peneliti memilih pendekatan kualitatif karena peniliti ingin mengetahi langsung fenomena sosial terkait kualitas pelayanan sekolah terhadap penerapan sistem informasi manajemen pendidikan yang ada di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019.
L.       Paradigma
     Menurut Sugiyono (2016: 42) paradigma penelitian diartikan sebagai pola pikir yang menunjukkan hubungan antar variabel yang akan diteliti. Pada metode penelitian kualitatif paradigma yang digunakan adalah paradigma postpositivistik yang mana peneliti harus memandang realitas sosial sebagai sesuatu yang holistik/utuh, komplekss, dinamis, penuh makna, dan hubungan gejala bersifat interaktif (reciprocal). Sehingga peneliti ingin mengetahui realita yang ada dalam penerapan sistem informasi manajemen pendidikan dalam Meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam  Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Ajaran 2018/2019.
M.     Jenis Data
     Dalam penelitian kualitatif jenis data yang akan didapatkan berupa data selain angka. Sehingga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penetilian ini berupa wawancara dan dokumen-dokumen.
N.    Sumber Data
Sumber data dalam penelitian merupakan subjek dari mana sebuah data itu diperoleh. Menurut Sugiyono (2013: 62) sumber data diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
1.      Data Primer
Data primer adalah data yang didapat secara langsung dari sumber yang diteliti. Data primer ini didapatkan melalui wawancara langsung dengan pihak yang berkompeten dalam  pengelolaan sistem informasi manajemen di bidang kesiswaan dan bidang tata usaha SMA Darussalam Blokagung Tegalsari banyuwangi.
2.      Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat secara tidak secara langsung yang berupa dokumentasi yang telah tersedia. Data dalam penelitian ini berupa dokumen-dokumen yang dapat berbentuk tabel dan bagan-bagan yang berkaitan dengan penerapan sistem informasi manajemen di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi.
O.      Instrumen Penelitian
Sugiyono (2016: 223-224) menjelaskan bahwa dalam penelitian kualitatif instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, namun selanjutnya setelah fokus penelitian menjadi jelas, maka kemungkinan akan dikembangkan instrumen penelitian sederhana, yang diharapkan dapat melengkapi data dan membandingkan dengan data yang telah ditemukan melalui observasi dan wawancara. Maksud dari instrumen penelitian utamanya peneliti sendiri dikarenakan peneliti yang menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan membuat kesimpulan atas temuannya yang dilakukannya secara sendiri. Maka peneliti sebagai instrumen juga harus divalidasi seberapa jauh peneliti kualitatif siap melakukan penelitian yang selanjutnya terjun ke lapangan.
P.       Teknik Pengumpulan Data
Menurut Sugiyono (2013: 224) teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan adalah:
1. Observasi

Pada penelitian ini peneliti menggunakan observasi tak berstruktur karena pada penelitian ini fokus masalahnya belum jelas. Sugiyono (2016: 228)  menjelaskan observasi tidak terstruktur adalah observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan diobservasi. Hal ini dilakukan karena peneliti tidak tahu secara pasti tentang apa yang akan diamati. Tujuan dilakukannya observasi tak berstruktur ini adalah peneliti ingin memperoleh gambaran secara nyata bagaimana upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekolah melalui Sistem Informasi Manajemen Pendidikan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019
2. Wawancara

Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstrukur.  Wawancara  terstruktur  digunakan  sebagai  teknik  pengumpulan data, bila peneliti atau pengumpul data telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Oleh karena itu dalam melakukan wawancara, pengumpul data telah menyiapkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-pertanyaan   tertulis   yang   alternative   jawabannya   pun   telah disiapkan.         

Dalam wawancara ini penulis melakukan tanya jawab dengan narasumber yang berkaitan dengan penelitian, yaitu kepala sekolah, WKS Kesiswaan dan staf tata usaha. Wawancara ini bertujuan untuk memperoleh data tentang Penerapan Sistem Informasi Manajemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi Tahun Pembelajaran 2018/2019.
3. Dokumentasi

Studi dokumentasi yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data tertulis berupa dokumen-dokumen yang dimiliki sekolah. Dokumen-dokumen tersebut yaitu diantaranya:
a.       Bagan alur pengelohan data
b.      Bagan proses pengolahan data (Siklus Informasi)
c.       Bagan Pemanfaatan Informasi Dalam Kegiatan Manajemen
Q.      Teknik Analisis Data
Setelah  data  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi  terkumpul, maka selanjutnya penulis melakukan analisa data. Analisa data yang penulis gunakan adalah teknik analisis deskriptif, artinya penulis berupaya menggambarkan kembali data-data yang terkumpul mengenai penerapan sistem informasi manajemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi.. dari yang peneliti paparkan diatas sama seperti penjelasan yang diungkapkan oleh Bogdan dalam Sugiyono (2013: 244) bahwa Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu interaktif tiga model yaitu:
1.      Reduksi Data
           Reduksi data adalah komponen pertama dalam analisis yang merupakan proses seleksi, pemfo kusan, penyederhanaan dan abstraksi data dari field note. Maksud dari pengertian diatas bahwa Proses reduksi data ini berlangsung sejak peneliti mengambil keputusan kerangka kerja konseptual, melakukan pemilihan masalah, menyusun pertanyaan penelitian, dan juga waktu menentukan cara pengumpulan data yang akan digunakan.
2.      Penyajian Data
           Penyajian data adalah suatu rancangan organisasi informasi yang memungkinkan kesimpulan penelitian dapat dilakukan. Data dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk narasi kalimat yang disusun secara logis dan sistematis mengacu pada rumusan masalah, sehingga bila dibaca akan bisa dipahami berbagai hal yang terjadi dan memungkinkan peneliti untuk membuat sesuatu pada analisis
ataupun tindakan lain berdasarkan pemahamannya tersebut. Artinya sajian data ini merupakan gambaran data hasil Penelitian untuk menjawab permasalahan berdasarkan logika penelitian.
3.      Penarikan Kesimpulan
Kesimpulan yang dibuat oleh peneliti adalah berdasarkan intepretasi yang dilakukan peneliti berdasarkan data-data dari lapangan yang telah disajikan sebelumnya. Penarikan kesimpulan dibuat berdasarkan tabulasi hasil penerapan sistem informasi mananjemen pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di SMA Darussalam Blokagung Tegalsari Banyuwangi, serta penyajian hasil wawancara dengan objek penelitian.

Daftar Pustaka

       Arisandy, Yosy. Dkk. 2017. Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Hidayat, Rahmat. Wijaya, Candra. 2017. Ayat-ayat Al-Qur’an Tentang Manajemen Pendidikan Islam. Medan: LPPI (Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia)
Ratminto. Septi Winarsih, Atik. 2015. Manajemen Pelayanan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Rochaety, Eti. dkk. 2005. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Semil, Nurmah. 2018. Pelayanan Prima Instansi Pemerintah. Depok: Prenadamedia
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta

      





Komentar